Kunjungi web
kami jika kamu mau beli aksesoris lucu
Moisturizer atau pelembap sering dijadikan solusi bagi pemilik kulit kering dan kusam. Padahal, tidak hanya kulit kering yang membutuhkan pelembap, tetapi juga jenis kulit lain. Tentunya, kita perlu memilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulit .
Formulasi bahan baku dalam pelembap memang dirancang khusus untuk membuat kulit bagian epidermis menjadi lembut dan lentur. Moisturizer bekerja untuk meningkatkan kadar air dan mengurangi penguapan di permukaan kulit.
Sekarang, mari kita lihat pilihan pelembap sesuai jenis kulit kita:
Kulit Berminyak
Tipe kulit berminyak ditandai dengan kulit yang mengilap. Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak dan tinggal di daerah beriklim panas, jangan menggunakan pelembap yang mengandung minyak. Pilih pelembap dengan kandungan mineral, squalane, dan sari sarang burung walet. Jika Anda tinggal di daerah bercuaca dingin dan sering berada di ruangan ber-AC, kemungkinan kulit akan terlihat kering di beberapa bagian seperti hidung, bawah dagu, dan seputar garis rambut.
Tipe kulit berminyak ditandai dengan kulit yang mengilap. Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak dan tinggal di daerah beriklim panas, jangan menggunakan pelembap yang mengandung minyak. Pilih pelembap dengan kandungan mineral, squalane, dan sari sarang burung walet. Jika Anda tinggal di daerah bercuaca dingin dan sering berada di ruangan ber-AC, kemungkinan kulit akan terlihat kering di beberapa bagian seperti hidung, bawah dagu, dan seputar garis rambut.
Kulit Berjerawat
Jika Anda menggunakan pelembap dan tiba-tiba timbul jerawat, kemungkinan besar tekstur pelembap itu terlalu berat untuk jenis kulit Anda. Gantilah dengan pelembap yang tekstur dan kandungannya lebih ringan. Misalnya, pelembap dalam bentuk losion atau maupun gel. Cukup gunakan pelembap dua hari sekali untuk menghindari timbulnya jerawat. Cermati pula label pelembapnya, jika tertulis non-comedogenic berarti produk tersebut berfungsi menutup pori-pori yang terlalu besar.
Jika Anda menggunakan pelembap dan tiba-tiba timbul jerawat, kemungkinan besar tekstur pelembap itu terlalu berat untuk jenis kulit Anda. Gantilah dengan pelembap yang tekstur dan kandungannya lebih ringan. Misalnya, pelembap dalam bentuk losion atau maupun gel. Cukup gunakan pelembap dua hari sekali untuk menghindari timbulnya jerawat. Cermati pula label pelembapnya, jika tertulis non-comedogenic berarti produk tersebut berfungsi menutup pori-pori yang terlalu besar.
Kulit Kering
Jika kulit kering, bahkan terasa perih dan kesat, kemungkinan besar pelembap yang Anda gunakan tidak cukup memberikan kadar air. Ganti dengan pelembap yang teksturnya lebih berat seperti krim. Jika masih terasa kering, pada malam hari gunakan juga pelembap dalam bentuk serum. Jika berada di daerah panas, gunakan pelembap losion dalam frekuensi yang lebih sering.
Jika kulit kering, bahkan terasa perih dan kesat, kemungkinan besar pelembap yang Anda gunakan tidak cukup memberikan kadar air. Ganti dengan pelembap yang teksturnya lebih berat seperti krim. Jika masih terasa kering, pada malam hari gunakan juga pelembap dalam bentuk serum. Jika berada di daerah panas, gunakan pelembap losion dalam frekuensi yang lebih sering.
Kulit Sensitif
Jika kulit disertai rasa panas dan bercak kemerahan, itu adalah salah satu tanda dari reaksi alergi yang timbul. Hal ini biasanya terjadi pada kulit jenis sensitif. Kulit jenis ini alergi terhadap hampir semua bahan yang terdapat pada pelembap. Seperti bahan pewangi, pewarna, pengawet, dan sebagainya. Karena itu, gunakan pelembap khusus untuk kulit sensitif.
Jika kulit disertai rasa panas dan bercak kemerahan, itu adalah salah satu tanda dari reaksi alergi yang timbul. Hal ini biasanya terjadi pada kulit jenis sensitif. Kulit jenis ini alergi terhadap hampir semua bahan yang terdapat pada pelembap. Seperti bahan pewangi, pewarna, pengawet, dan sebagainya. Karena itu, gunakan pelembap khusus untuk kulit sensitif.
Cermati kekeringan kulit Anda. Jika kekeringan tersebut tidak hilang dengan pelembap biasa, malah disertai mengelupasnya kulit yang menyerupai sisik dan warna kemerahan, kemungkinan hal tersebut adalah sejenis penyakit kulit yang disebut dengan psoriasis. Hal ini tidak dapat diatasi dengan pelembap biasa. Pelembap biasa akan membuat kondisi semakin parah. Konsultasikanlah ke dokter untuk mengatasinya.
Lihat juga tips-tips
lainnya di Tipskesehatan Wajah